Friday, December 26, 2008

Peringatan ajaran agama Hindu yang relevan dengan zaman ini

Kali Yuga (Devanagari: कली युग) (disebut juga: “zaman kegelapan”) adalah salah satu dari empat jenjang zaman yang merupakan siklus dari Yuga. (wikipedia indonesia).

Tanda-tanda Kali Yuga:
Menurut kitab Wisnu Purana, inilah tanda-tandanya:
“ Pada masa Kali Yuga, ada banyak aturan yang saling bersaing satu sama lain. Mereka tidak akan punya tabiat. Kekerasan, kepalsuan, dan tindak kejahatan akan menjadi santapan sehari-hari. Kesucian dan tabiat baik perlahan-lahan akan merosot..... Gairah dan nafsu menjadi pemuas hati di antara pria dan wanita. Wanita akan menjadi objek yang memikat nafsu birahi. Kebohongan akan digunakan untuk mencari nafkah. Orang-orang terpelajar kelihatan lucu dan aneh. Hanya orang-orang kaya yang akan berkuasa.”

Kita sebagai kaum yang berpikir pastilah menyadari bahwa tanda-tanda di atas deadly relevant dengan keadaan zaman ini. Pada zaman Kali Yuga, banyak perubahan tak diinginkan yang akan terjadi. Tangan kiri akan menjadi tangan kanan, dan tangan kanan menjadi tangan kiri. Orang yang kurang terpelajar akan mengajari kebenaran. Yang tua kurang sensitif terhadap yang muda, dan yang muda akan berani melawan yang tua.

Pada zaman Kali Yuga, orang-orang yang berbuat dosa akan bertambah berlipat-lipat, kebajikan akan meredup dan berhenti berkembang.

Pada zaman Kali Yuga, kehamilan di usia remaja bukanlah hal yang asing lagi. Penyebab utamanya kebanyakan karena dampak sosial dari pergaulan yang dijadikan salah satu kebutuhan utama dalam hidup.

Pada zaman tersebut, umat manusia menjadi semakin pendek, raganya melemah secara mental dan rohaniah.

Pada zaman Kali Yuga, para guru akan dilawan oleh para muridnya. Mereka perlahan-lahan kehilangan rasa hormat. Pelajarannya akan dicela dan Kama (nafsu) akan mengontrol semua keinginan manusia.

Semakin bertambahnya orang-orang berdosa, keadilan menjadi ternoda, dan kemarahan Tuhan akan mendera. Orang-orang berdosa akan dihukum melalui kejadian yang disebabkan oleh kuasa Tuhan, tetapi orang-orang yang masih hidup dan sempat menyaksikannya masih punya kesempatan untuk bertobat, atau tidak bertobat dan ikut dihukum bersama orang-orang berdosa yang lain.

Semoga bermanfaat. Tuhan Memberkati

Onani, benarkah onani yang selama ini kita tahu = masturbasi sehingga berdosa?

Entah kenapa penulis mau mengangkat topik ini, ya mungkin karena penulis juga masih remaja sehingga juga ingin mempelajari sex dan akibatnya sehingga tidak tersesat di kemudian hari (tetap tidak akan melakukannya sampai menikah).

Pada kesempatan kali ini, penulis mengangkat topik mengenai onani, yang saat ini terkenal dengan penyebutan namanya sebagai masturbasi.

Mungkin pertanyaan pertama dan umum yang timbul dari remaja sekarang adalah, apakah onani itu dosa? Mengingat onani diambil dari kata seorang tokoh di Alkitab yang bernama Onan, anak kedua dari Yehuda dan Syuah, dan seperti yang diketahui orang selama ini, Onan berdosa kepada TUHAN karena menghampiri (maksudnya bersetubuh) dengan isteri saudara kandungnya bernama Tamar tetapi saat ejakulasi, ia membiarkan maninya terbuang ke tempat lain. Onan bersetubuh dengan isteri kakaknya karena Er, kakaknya, anak pertama Yehuda telah meninggal karena hidupnya jahat di mata TUHAN. Ini kutipan ayatnya:

Kejadian 38:1-10
Pada waktu itu Yehuda meninggalkan saudara-saudaranya dan menumpang pada seorang Adulam, yang namanya Hira. 2 Di situ Yehuda melihat anak perempuan seorang Kanaan; nama orang itu ialah Syua. Lalu Yehuda kawin dengan perempuan itu dan menghampirinya. 3 Perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamai anak itu Er. 4 Sesudah itu perempuan itu mengandung lagi, lalu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamai anak itu Onan. 5 Kemudian perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki sekali lagi, dan menamai anak itu Syela. Yehuda sedang berada di Kezib, ketika anak itu dilahirkan. 6 Sesudah itu Yehuda mengambil bagi Er, anak sulungnya, seorang isteri, yang bernama Tamar. 7 Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia. 8 Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: "Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu." 9 Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya. 10 Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

Jadi kesimpulannya, apakah TUHAN membunuh (bahasa halusnya mengambil nyawa) Onan karena dia membuang maninya dengan sia-sia dalam pengertian seperti masturbasi?

Umat kristiani,khususnya, menjadikan ayat ini sebagai dasar bahwa masturbasi itu DOSA karena hukumannya sepadan dengan hukuman mati, tetapi apakah sungguh hal itu adalah dosa yang dilakukan Onan? Atau apakah Onan melakukan dosa yang lebih jahat lagi di mata TUHAN?

Jawabannya adalah dosa Onan bukanlah semata-mata hanya membuang maninya ke luar tubuh tetapi lebih dari itu! Dia melakukan dosa yang setara dengan pencurian dan ketamakan. Dia juga telah melanggar 4 hukum TUHAN sekaligus dalam 1 kegiatan ini. Namun yang dimaksud bukanlah kegiatan membuang mani tetapi kegiatan karena tidak mau memberikan anak kepada Tamar. Mengapa?

Terdapat hukum kuno yang berlaku bagi bangsa ini dan hukum ini kembali ditegaskan oleh Kitab Suci. Berikut kutipan hukumnya:

Ulangan 25:5-9
"Apabila orang-orang yang bersaudara tinggal bersama-sama dan seorang dari pada mereka mati dengan tidak meninggalkan anak laki-laki, maka janganlah isteri orang yang mati itu kawin dengan orang di luar lingkungan keluarganya; saudara suaminya haruslah menghampiri dia dan mengambil dia menjadi isterinya dan dengan demikian melakukan kewajiban perkawinan ipar. 6 Maka anak sulung yang nanti dilahirkan perempuan itu haruslah dianggap sebagai anak saudara yang sudah mati itu, supaya nama itu jangan terhapus dari antara orang Israel. 7 Tetapi jika orang itu tidak suka mengambil isteri saudaranya, maka haruslah isteri saudaranya itu pergi ke pintu gerbang menghadap para tua-tua serta berkata: Iparku menolak menegakkan nama saudaranya di antara orang Israel, ia tidak mau melakukan kewajiban perkawinan ipar dengan aku. 8 Kemudian para tua-tua kotanya haruslah memanggil orang itu dan berbicara dengan dia. Jika ia tetap berpendirian dengan mengatakan: Aku tidak suka mengambil dia sebagai isteri-- 9 maka haruslah isteri saudaranya itu datang kepadanya di hadapan para tua-tua, menanggalkan kasut orang itu dari kakinya, meludahi mukanya sambil menyatakan: Beginilah harus dilakukan kepada orang yang tidak mau membangun keturunan saudaranya.

Jadi, untuk yang pertama, inilah dosa Onan:
1. Ia tidak menuruti Hukum Kuno yang sebenarnya juga telah menjadi Hukum Taurat yang dituliskan Musa dalam kitab Taurat.
2. Ia tidak mematuhi ayahnya, Yehuda, untuk menghasilkan keturunan dari Tamar dan hal ini bertentangan dengan Hukum TUHAN yang ke lima, yakni Hormatilah Ibu Bapamu.

Lalu apa dosa Onan yang lainnya? Ketamakan adalah alasan utama mengapa ia tidak mau menghamili istri saudaranya sebab dengan kematian kakaknya, otomatis warisan ayahnya akan jatuh kepada Onan. Tetapi seandainya saja Er masih hidup dan menghasilkan anak dari Tamar, pastilah Yehuda akan mewariskan hartanya kepada anak sulungnya yang tidak lain adalah Er kemudian Er akan mewariskan hartanya kepada anak sulungnya dari Tamar. Dan jika Onan memberikan anak dari Tamar, Onan tahu bahwa menurut hukum, anak yang dihasilkan Tamar dari Onan ini tetaplah dianggap anak dari Er, keturunan Tamar dengan Er bukan keturunan Tamar dengan Onan. Hal ini menyebabkan, kemungkinan Yehuda akan mewariskan hartanya kepada anak dari Onan dan Tamar dan bagian Onan tetap akan menjadi sedikit sebab harta anak dari Tamar dan Onan (jika ada, walau sebenarnya Onan tidak menghasilkan keturunan dari Tamar)bukanlah harta Onan. (opini penulis berdasarkan kitab suci sehingga bisa dibatalkan penulisannya oleh siapa saja dan penulis akan siap menerima segala masukan)

Jadi menurut penulis, jika dasar dari masturbasi adalah dosa adalah ayat ini, maka bisa salah kaprah karena tidak satupun dari ayat di atas yang menjelaskan dosa karena membuang mani, baik secara tersurat maupun tersirat (lagi opini penulis)

tetapi ada dasar lain yang membuat masturbasi bisa menjadi dosa atau justru dapat memerdekakan dari dosa (lho kok bisa masturbasi justru memerdekakan dari dosa?)

Pertama, masturbasi apakah yang mendatangkan dosa?

Matius 5:27-28
"Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya."

Terlepas dari ayat di atas, saya yakin orang yang bukan Kristen sekalipun tahu mengenai zinah pikiran dan zinah hati jadi saya anggap ini adalah ajaran yang universal.

Masturbasi jenis ini (menurut penulis) biasanya dilakukan oleh kaum remaja khususnya kaum Adam. Dan setiap kali mereka melakukan masturbasi, pastilah mereka membayangkan perempuan yang menurut mereka dapat membangkitkan birahi mereka sehingga mereka dapat memperoleh kepuasan mereka sendiri. Hal ini (menurut penulis) jelas telah membuat si pelaku masturbasi berzinah dengan siapa saja yang ada di pikirannya dan penulis yakin, siapapun yang ada dalam pikirannya pastilah orang yang pernah ia lihat sebelumnya (kecuali jika pelaku masturbasi memiliki daya imajinasi yang sangat kuat sehingga ia menciptakan khayalan manusia mereka sendiri, walau hal ini penulis yakin jarang terjadi dan jikalau ada, penulis tidak berani memberi komentar walaupun penulis masih yakin kalau hal itu sama saja)

Tapi bagaimana jika kita sudah tidak tahan? Sesuai dengan hasil riset yang dilakukan para peneliti dari Cancer Council Victoria Melbourne Australia, katanya sering bermasturbasi dapat mengurangi kanker prostat? Berarti kalau kita menahan masturbasi bisa-bisa kita terkena kanker donk?

Hal itu memang banyak buktinya, dari sisi kedokteran manapun pasti berkata bahwa masturbasi dapat menyehatkan pelakunya. Tetapi satu hal yang harus kita tahu dan kita yakini adalah, TUHAN tidak diam dan selalu mengawasi umat-Nya yang bersandar kepada-Nya. Dia memberikan jalan yang alamiah yang tidak menghasilkan dosa tetapi justru mendatangkan kenikmatan, yakni mimpi basah. Satu hal yang juga kita harus tahu adalah, saat kita bermasturbasi, hal itu terjadi karena kita yang melakukannya, kitalah yang berbuat karena tidak bisa mengontrol hawa nafsu tetapi dalam mimpi basah, hal ini terjadi secara alamiah dan tidak satupun orang yang secara sadar sedang melakukannya hingga ia terbangun dari mimpinya sehingga penulis yakin hal ini tidak membuahkan dosa.

Lalu bagaimana dengan masturbasi yang memerdekakan dari dosa? Hal ini (menurut penulis) hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah menikah. Sebagai contoh, suami yang sedang pergi ke luar kota dan meninggalkan istrinya berhari-hari, kemudian suatu hari ia sangat ingin melakukan hubungan sex demi memperoleh kepuasan bagi dirinya sendiri. Hal ini bisa dicapai dengan masturbasi dengan syarat, orang yang harus ada dalam pikirannya adalah istrinya sendiri. Keuntungannya adalah, ia tidak berzinah dengan siapapun baik dalam pikiran ataupun dalam perbuatan dan kedua ia memperoleh kenikmatan yang diinginkannya. Masalahnya, mengapa sang suami bisa terbangkitkan birahinya? apakah ia melihat perempuan lain atau melihat foto atau semacamnya? Namun selama ia tidak menginginkan siapapun yang ia lihat selain daripada istrinya maka hal itu tidak membuahkan dosa.

Namun memang tidak bisa disangkal bahwa orang lebih memilih bermasturbasi daripada ML yang menurut mereka lebih besar dosanya ataupun menunggu mimpi basah yang tidak tahu kapan datangnya (walau sebenarnya mimpi basah terjadi jika kita sudah lama tidak membuang sperma)Tapi jika melakukan masturbasi dengan alasan menghindari ML yang berdampak dengan dosa besar, ya sebenarnya sama saja. Masturbasi menyebabkan ketagihan dan kalau mereka berpikir masturbasi dosanya lebih kecil, masa menghindar dari dosa besar dengan mengkoleksi dosa kecil???

Jadi bagaimana? Semuanya tergantung pada pembaca sekalian, selalu ada pro dan kontra mengenai masalah ini. Ini adalah opini penulis yang juga pernah mengalami seluruh yang ditulisnya (kecuali mengenai suami istri karena penulis belum menikah dan kasus Onan).

Berikut solusi yang bisa diberikan penulis untuk menghindari masturbasi:
1. Jangan sampai melamun sendirian di kamar terlalu lama, isi waktu luang dengan kegiatan positif seperti berolahraga atau hal lainnya
2. Jangan terlalu lama di dalam kamar mandi karena saat kita telanjang, tidak jarang dari kita yang memikirkan hal kotor di kamar mandi
3. Bagi yang sering melakukannya sebelum tidur dengan alasan supaya cepat lelah dan bisa tidur dengan pulas, bisa menggantinya dengan olah raga kecil sebelum tidur seperti push up, sit up, atau apapun yang menghabiskan energi, karena setelah itu biasanya langsung cepat tertidur, atau membaca kitab suci karena jarang orang yang setelah berbuat kebaikan, dalam jangka waktu singkat langsung berbuat maksiat
4. Tekad bulat untuk tidak bermasturbasi, berdoa

Semoga bermanfaat, TUHAN memberkati

Sunday, December 21, 2008

help

help!!! ko gw ga bisa ganti template lagi ya setelah sering ganti template? sering muncul bX-bjtplu gitu d, kalo ada yang bisa bantu, tolong kasi komen ya, thx

Saturday, December 20, 2008

Permohonanku

Aku tidak bisa tenang dan tidak akan bisa tenang
Sampai aku bisa merasakan ketenangan sejati
Yakni di Rumah-Mu ya TUHAN
Kenapa hidupku penuh dengan ketakutan
Dengan penderitaan dan kesuraman
Setiap hari kegelapan mencekam menantiku
Engkau berjanji menyertaiku seumur hidupku
Tetapi aku tidak bisa merasakan kehadiran-Mu di hatiku
Aku tahu ini salahku
Sebab Engkau tidak pernah berbuat kesalahan
Aku sadar aku menjauh dari-Mu
Tapi aku pun hanya manusia biasa
Bagaikan debu bertebaran di tengah angkasa raya
Aku binasa jika angin hembusan-Mu mengenai aku
Aku yakin Engkau tidak menjauh walau aku menjauh
Tetapi aku merasa Engkau menjauhiku
Apakah Engkau murka padaku TUHAN?
Aku hanya bisa berkomunikasi lewat tulisan
Sebab lidahku kelu dan tak mampu berkata apa-apa
Aku tahu kesalahanku menggunung hingga ke Surga
Tetapi aku mohon dengan segenap jiwa raga serta rohku
Janganlah Engkau murka kepadaku
Sebab jika benih api murka-Mu
Menyala di hatiku
Itu tidak akan pernah padam
Dan yang ada malah terus membesar
Dan semakin lama akan membakar roh dan jiwaku
Hingga menjadi debunya debu
Janganlah Engkau berbuat demikian ya TUHAN
Ingatlah saat-saat aku berada di kandungan ibuku
Ingatlah saat Kau membuka mataku di rahimnya
Sehingga aku bisa melihat keadaan dunia tempat aku dilahirkan
Ingatlah saat Kau merawat dan memeliharaku di dalam sempitnya rahim ibuku
Namun Engkau membuatku merasa di alam raya
Ingatlah saat Engkau membimbingku sejak kecil
Melindungi dan senantiasa menyertaiku setiap saat
Walaupun aku begitu nakalnya saat itu
Namun Engkau tidak membinasakan aku
Tetapi Engkau terus merawat dan membimbingku
Hingga aku mengenal-Mu sejauh ini
Mungkin pengenalanku hanya bagaikan biji sesawi
Bahkan lebih kecil dari itu
Tapi itu adalah anugerah terbesar dalam hidupku
Karena biji sesawi lebih besar daripada sebutir debu
Begitulah kasih-Mu lebih besar daripada kasihku
Kiranya Engkau mau terus membimbingku
Jangan pernah lelah dalam membimbing manusia bebal sepertiku Bapa
Hukum aku jika itu memang pantas
Sebab aku tidak mau jadi anak gampangan
Yang terjatuh dan tak mau bangun ketika Engkau menghukum aku
Jangan pernah lelah membimbingku
Seperti Engkau tidak lelah dalam menciptakan bumi ini dalam waktu 7 hari
Seperti Engkau tidak lelah dalam menciptakan dan membimbingku
Sembilan bulan di rahim ibuku
Seperti Engkau tidak pernah lelah membimbingku sejak masa kecilku yang nakal
Dan janganlah Engkau meninggalkan aku walau sedetik
Sebab jika demikian
Maka sedetik itu aku akan lebih menderita daripada penderitaanku selama ini
Janganlah Engkau mengabaikanku ketika rambutku mulai memutih
Karena di saat itulah aku lemah
Sangat lemah dibandingkan aku yang sekarang ini
Engkaulah mata air hidupku
Engkaulah terang dan pelita harapanku
Yang tidak akan pernah padam
Kiranya Engkau menyendengkan telinga-Mu kepada jeritan hatiku Bapa
Sebab hanya Engkau yang mampu mendengarnya
Saat ini…
Amin

TUHAN

TUHAN...
Dikala aku sedih, Engkau datang untuk menghiburku
Dikala aku terperangkap dosa, Engkau datang menolongku
Dikala aku terluka, Engkau datang membalut lukaku
Dan dikala aku tersesat, Engkau datang mencariku dan menemukanku

TUHAN...
Bagaikan air terjun yang mengalir dengan derasnya
Begitu juga kasih setia-Mu yang mengalir ke dalam diriku
Walaupun aku berkali-kali membuat Engkau kecewa karena dosa
Namun pengampunan-Mu tiada batas dalam hidupku

TUHAN...
Engkaulah satu-satunya gembalaku
Hanya kepada-Mu aku memohon
Hanya kepada-Mu aku bersyukur
Dan hanya kepada-Mu aku berseru atas deritaku

TUHAN...
Jikalau Engkau datang nanti menjemput umat-Mu
Ingatlah akan anak-Mu yang selalu mengandalkan kekuatan-Mu
Yang tidak pernah mengandalkan kekuatan diri sendiri
Yang tidak pernah mengandalkan kekuatan orang lain

TUHAN...
Seandainya hari ini Engkau menyebut namaku
Perkenankanlah aku hidup bersama-Mu
Karena aku ingin sekali mengakhiri deritaku di dunia ini
Dan memulai hidup bahagia selamanya di sisi-Mu
Amin

Permata yang Berdebu..lagi..

O TUHAN
Aku begitu bodoh hari ini
Aku lebih memilih batu daripada permata
Dan hampir membuat permata itu hilang dariku
Padahal aku tahu kalau permata itu sebentar lagi akan Kau ambil dariku
Tetapi aku masih sempatnya meninggalkan dia
Orang macam apa aku ini?
Aku adalah kebodohan dari kebodohan orang bodoh
Aku sangat bodoh lebih bodoh daripada seekor keledai dan udang
Dengan susah payah Engkau menciptakan aku dengan penuh kasih sayang
Merawat aku dalam rahim ibuku sampai pada akhirnya aku lahir
Engkau senantiasa sabar dan membimbingku dalam hidup ini
Hingga pada akhirnya aku mendapat permata itu
Tidak itu bahkan lebih baik daripada permata
Dia adalah berlian yang keras
Yang begitu keras memperingatkan aku akan kejamnya dunia ini
Yang begitu berkilau dan membuat mataku dan hatiku serta akal budiku terbuka
Atas hidup ini
Aku tahu mungkin ini berlebihan
Tetapi ini memang benar
Aku yakin Engkau bisa membuka mataku tanpa perantara
Seperti yang pernah Engkau lakukan pada zaman dulu
Tapi kali ini Engkau membuka mataku
Melalui dia……………………………………………………………………………………………………………………………………
Maafkan aku TUHAN karena aku harus membuatnya berdebu lagi
Ampuni dosaku TUHAN
Ampuni kesalahanku
Janganlah Engkau meninggalkan aku saat ini
Janganlah Engkau mengambil dia saat ini
Aku mohon TUHAN
Jangan ambil…………

Bagi temanku yang selama ini melihat setiap tulisanku di buku; inilah alasannya mengapa aku menuliskannya

TUHAN, hari ini aku hampir saja melakukan hal yang bodoh
Sejujurnya aku sedih saat melihat seseorang………. dengan orang lain
Dan saat itu juga aku menyadari kembali kelemahanku
Yang hampir saja membuat aku berbuat dosa
Yang pastinya adalah dosa yang bodoh
Tiap kali aku melihat seorang….. dan jika aku punya perasaan dengannya
Aku merasa sangat sedih karena aku tahu aku tidak akan pernah mendapatkannya
Sebab jika aku mendapatkannya, maka aku berbuat dosa terbesar dalam hidupku
Saat itulah aku yang paling rapuh menunjukkan diri
Aku yang mudah menangis seperti seorang wanita
Merengek seperti seorang anak kecil yang baru disapih ibunya
Bukan karena seseorang
Namun karena kelemahanku yang tidak akan pernah bisa menghilang ini
Dan saat itu pasti aku selalu sendiri
Sehingga hanya Engkau sajalah temanku senantiasa
Yang bisa aku ajak berbagi kapan saja aku mau
Di saat itu juga aku memohon kekuatan kepada-Mu
Yang Maha Perkasa
Supaya aku tidak mengingatnya lagi
Sebab jika aku masih mengingatnya
Pertama aku akan terus berbuat dosa karena aku mengingininya
Kedua aku akan terus lelah dan sedih selama aku hidup
Karena hal terbodoh yang aku buat sendiri
Seandainya tidak menikah tidaklah menjadi suatu misteri
Yang membuat orang lain bertanya-tanya
Kenapa kau tidak menikah?
Aku tidak tahu apa yang ada di pikiran mereka
Mungkin mereka menganggap aku abnormal atau aneh
Atau yang berpikiran positif terhadap aku
Mungkin akan berpikir
Itu adalah panggilan TUHAN supaya ia hidup sendiri
Mengabdikan hidupnya kepada TUHAN
Tapi aku tidak yakin akan ada seorang yang berpikiran seperti itu
Karena dunia sudah berubah semenjak aku dilahirkan
Bahkan jauh sebelum itu
Menjadi lebih buruk
Tapi TUHAN
Aku tahu masih ada segelintir orang di luar sana
Yang masih belum berubah
Yang masih berpikiran baik seperti Engkau
Tapi aku juga yang salah
Maafkan aku TUHAN
Seharusnya aku mengubah pandanganku akan dunia ini
Seharusnya aku tidak boleh terus berpikiran kalau dunia ini hanya negatif adanya
Walau bagaimanapun juga
Manusia adalah gambaran-Mu
Sehingga sejahat apapun mereka
Pastilah mereka masih memiliki sifat baik yang mencerminkan
Bahwa mereka adalah makhluk ciptaan-Mu
Ampuni aku ya TUHAN
Sebab aku merasa kalau aku adalah makhluk yang paling benar
Padahal aku sendiri juga penuh dosa
Ah
Sudah lupakan saja hal itu
Hal yang membuat kelemahanku menjerat aku dalam dosa
TUHAN aku mohon kepada-Mu
Lakukan apa saja yang Engkau mau Kau lakukan padaku
Dera aku cambuk aku atau dorong aku ke dalam sumur penderitaan terdalam
Aku rela itu semua terjadi padaku
Dan aku tidak akan mengeluh
Sebab itu adalah permintaanku
Tapi 1 yang kumohon dari-Mu
Janganlah Engkau murka padaku
Dan jangan pernah Engkau meninggalkan aku
Karena hanya Engkau
Tempat di mana aku bisa berbagi kapan saja aku mau
Karena hanya Engkau kekuatanku
Sehingga jika Engkau pergi dari hidupku
Lebih baik bagiku
Untuk mengikatkan batu kilangan pada leherku
Dan menceburkan diriku ke dalam laut
Dan aku akan masuk neraka terkejam
Dan disiksa di sana
Seumur hidupku
Daripada aku hidup di bumi ini
Tapi Engkau tidak bersamaku
Bahkan aku sangat takut untuk membayangkannya
Jika Engkau tidak bersama aku lagi
Hidupku akan benar-benar hampa
Tak berguna lagi
Dan itu
Dengan segala sumpah dalam namaku sendiri
Akan menjadi penderitaan terhebat dan terdahsyat dalam hidupku
Dan tangisan darah serta kertakan gigi
Patahnya tulang dan putusnya uratku
Tidak akan setimpal dengan penderitaanku
Jika Engkau meninggalkanku
Aku akan menjadi gila
Jika engkau meninggalkan aku
Aku mohon kepada-Mu TUHAN
Sekali lagi
Dan tidak akan pernah berhenti
Janganlah Engkau meninggalkanku walau sedetik
Atau sesaat
Ingatkanlah aku jika aku berbuat salah dan penuh dosa
Dan hukumlah aku semau Engkau
Karena itu lebih baik daripada Engkau meninggalkan aku
Dan itu akan menjadi baik sebab itu berarti
Engkau masih memperhatikan aku
Kini aku merasakan beratnya menjadi pengikut Kristus
Penuh derita dan beban hidup
Tapi aku takkan goyah
Sebab Kristus sendiri berjanji
Untuk terus menyertaiku seumur hidupku
Dan meringankan kuk yang aku tanggung
Dia akan terus menjadi pemimpin agung bagi hidupku
Dan jika Engkau mau
Aku akan terus memanggilMu TUHAN
Seumur hidupku
Sebab oleh karena Roh Kristus
Aku dapat memanggilMu demikian
Pikiran itu masih belum hilang dari pikiranku TUHAN
Jauhkan aku dari pikiran itu
Jauhkanlah aku dari orang-orang yang seharusnya tidak kupikirkan
Sebab itu akan menjadi kelemahanku
Dan membuatku menjadi tak berpengharapan
Hanya Engkau tempat aku bersandar TUHAN
Kiranya setelah aku selesai menuliskan ini
Aku bisa terus berdekatan denganMu
Dan merasakan kasih sayangMu dengan lebih lagi
Supaya aku tidak lagi memikirkan mereka
Dan mengingini mereka
Sehingga peringatan Kristus
Tidak kulanggar sehingga aku berbuat dosa
Amin

Search box